• slider2
  • slider2
Beranda > Berita

Lagu Pilihan

Video Pilihan

A Musical Journey of Reza Artamevia - Titan Center Bintaro


Tak Perlu Tunggu 7 Tahun Buat Nyanyi Lagu '7 Years' Bareng Lukas Graham

Tak Perlu Tunggu 7 Tahun Buat Nyanyi Lagu \

Benar, tak perlu menunggu 7 tahun untuk bisa menyanyikan lagu '7 Years' langsung bersama Lukas Graham! Band asal Denmark ini telah memilih Indonesia sebagai salah satu negara singgah untuk tur dunianya yang bertajuk 'Lukas Graham The Purple Asia Tour'.

Band beranggotakan 4 orang ini akan menggelar konsernya di The Kasablanka Hall, Jakarta, tanggal 1 Oktober 2019 nanti. Untuk penggemar yang terbiasa menyanyikan lagu-lagu Lukas Graham di kamar mandi, rencana konser ini tentu akan jadi kado terbaik menjelang akhir tahun.

Hadirnya Lukas Graham di Jakarta tak lepas dari kerja sama promotornya, Fullcolor Entertainment dengan sponsor utama yaitu Traveloka dan DoubleTree by Hilton Jakarta - Diponegoro.

Untuk Traveloka sebagai salah satu sponsor utama, akan menyediakan layanan pemesanan tiket konser untuk semua kategori. Rencananya, tiket sudah bisa dibeli mulai 27 Mei 2019, pukul 11.59 WIB.

Tiket akan dibagi menjadi 4 kategori, yaitu Diamond VVIP seharga Rp 1.750.000, Gold VIP seharga Rp 990.000, Presale Gold VIP seharga Rp 750.000, Presale Silver Festival Rp 450.000 dan Silver Festival seharga Rp 650.000.

Lukas Graham memulai debutnya dengan album berjudul 'Lukas Graham' pada 2012. Tak tanggung-tanggung, band ini langsung menduduki puncak tangga lagu di Denmark. Di tahun 2015, album keduanya keluar dan berhasil membuat band ini semakin dikenal dunia lewat lagunya '7 Years' dan 'Mama Said'.

Inspirasi lagu-lagu Lukas Graham

Lahir dan tumbuh di kawasan rentan kriminal membuat sang vokalis, Lukas Graham, Forchhammer, mampu memadukan lirik lagu manis dengan aransemen musik yang memukau. Inspirasi lagunya banyak diambil dari kisah-kisah hidupnya.

Ia juga lihai menciptakan lagu yang berbeda, misalnya saja lagunya yang berjudul 'Funeral'. Alih-alih mengisahkan sedihnya kehilangan sang ayah, ia malah membuat upacara pemakaman sang ayah menjadi semacam pesta perayaan. Menurutnya, ia terinspirasi dari tradisi pemakaman sesuai keyakinan yang dimiliki.

Lagu-lagu tentang hubungan orang tua dan anak inilah yang konon membuat para penggemarnya menemukan hal yang berbeda dari karya Lukas Graham. Namun, bukan berarti semua lagunya tentang hubungan orang tua dan anak. Lukas Graham juga menghadirkan 'Love Someone', lagu manis tentang hubungan pasangan suami istri dan rasa penerimaan yang tulus dari masing-masing. '7 Years', lagu yang membuat pendengarnya mengevaluasi kehidupan

"It was a big big world, but we thought we were bigger," satu penggalan lirik dari lagu '7 Years' tersebut menjadi bagian kecil dari makna besar di dalam lagunya. Lagu ini membuat pendengar turut mengevaluasi kehidupan masing-masing melalui storytelling yang menceritakan rentang waktu dalam pengambilan plot liriknya.

Tak hanya itu, melodi lagu '7 years' yang melantun renyah dengan mid-tempo yang catchy membuat siapapun yang mendengarnya ingin ikut bernyanyi. Tentunya, momen sing along tersebut akan lebih menyenangkan jika bisa didendangkan langsung bersama penyanyi aslinya.

https://hot.detik.com/music/d-4566381/tak-perlu-tunggu-7-tahun-buat-nyanyi-lagu-7-years-bareng-lukas-graham

Berita Lainnya

Marion Jola Siapkan Mental Jadi Pembuka Konser Westlife Di Palembang
Marion Jola Siapkan Mental Jadi Pembuka Konser Westlife Di Palembang
Penyanyi muda yang sedang naik daun, Marion Jola akan menjadi pembuka... Readmore
Menikmati Proses Bersama Payung Teduh Lewat \'Nanti\'
Menikmati Proses Bersama Payung Teduh Lewat \'Nanti\'
Setelah berkolaborasi dengan Teater Pagupon dalam album \'Mendengar... Readmore
Fakta Konser LANY, Minim Interaksi Hingga Durasi Ngebut
Fakta Konser LANY, Minim Interaksi Hingga Durasi Ngebut
Grup band asal Los Angeles, Amerika, LANY, baru saja menghibur para... Readmore